Noel : Totalitas Tanpa Batas

Noel : Totalitas Tanpa Batas
30-Aug-2025 | sorotnuswantoro Kebumen

Saya mengenal Immanuel Ebenezer atau disapa NOeL sekitar tahun 2018 di tengah hiruk pikuk menjelang dan pasca Pilpres 2019. Noel adalah pendukung fanatik Jokowi - Makruf Amin dengan mendirikan kelompok relawan Jokowi Mania (Joman).

Sementara saya bergabung dalam kelompok relawan Gerakan Rakyat Adil Makmur (GERRAM) yang mendukung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Noel termasuk relawan Jokowi yangbpaling sadis ucapannya ketika mengatakan bahwa capres Prabowo adalah penyebar hoaks dan harus segera ditangkap. Bahkan dalam cuitannya di akun twitter (X) miliknya, Noel menyebut Prabowo adalah orang yang membhayakan demokrasi.

Noel begitu total ketika memusuhi Prabowo pada saat itu.

Pada Pilpres 2024, Noel tetap menjadi pendukung Jokowi yang diperintahkan untuk mendukung Prabowo-Gibran dengan membentuk kelompok relawan Prabowo Mania 08. Jadi sebetulnya Noel bukan pendukung Prabowo sejati, tetapi titipan Jokowi untuk memenangkan Gibran, anak Jokowi.

Noel juga sangat total ketika mendukung Gibran pada Pilpres 2024.

Atas kontribnusinya, Noel diberi janatan sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja dalam kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.

Ketika menjadi Wamen, Noel juga sangat total "menjilat" Presiden Prabowo, kemana-mana teriak mendukung semua program pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ketika "membela" kaum buruh dan menyidak pabrik-pabrik, Noel sangat atraktif dan agresif, totalitas tanpa batas, hingga saya ham[pir percaya bahwa dia benar-benar membela para buruh.

Hingga ketika Noel tertangkap tangan penyidik KPK, diketahui bahwa dia telah melakukan praktik pemerasan sejak Desember 2024, atau 2 bulan setelah dilantik sebagai Wamen. Dia sangat total ketika bertindak sebagai koruptor yang memeras rakyat.

Totalitas Noel juga ditunjukkan ketika dia menangis-nangis pada saat mengenakan rompi oranye setelah konferensi pers penetapan sebagai tersangka KPK.

Ketika menangis, Noel sangat total hingga mengalahkan tangisan ibu tiri dalam drama pendek China.

Ketika ia bertriak lantang harus dihukum mati, Noel juga sangat total, seolah-olah ia adalah orang yang sangat bersih dan tidak bisa dibeli.

Namun ketika ia memelas minta diberi amnesti, Noel juga sangat total sebagai penjahat yang tidak tahu malu, alias ngisin-isini.

Noel, benar-benar sosok yang menggambarkan totalitas tanpa batas dalam memainkan peran dramanya.

Feature

Tags